JAKARTA – Dalam rangka merespons dinamika situasi ekonomi global pada kuartal pertama tahun 2026, kami di Asosiasi Pelumas Indonesia (ASPELINDO) terus berkomitmen untuk mengambil langkah proaktif untuk mengawal keberlangsungan usaha para anggota. Sebagai wujud nyata dari komitmen kami, ASPELINDO CEO Meeting kali ini menghadirkan sebuah sesi talkshow eksklusif yang mengangkat tema “Navigating During Disruption, Turning Challenges Into Opportunities”.
CEO Meeting ASPELINDO ini hadir sebagai wadah strategis untuk mempertemukan para pemimpin industri, saling berbagi pengalaman, serta membangun sinergi. Melalui momentum ini, kami berharap tidak hanya mampu bertahan di tengah disrupsi, tetapi juga tumbuh lebih kokoh dengan merealisasikan berbagai inisiatif baru.
Acara berskala strategis ini sukses dilaksanakan pada Kamis, 21 Mei 2026, bertempat di Ruang Garuda 2, Hotel Mercure Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Pertemuan ini dihadiri oleh jajaran pengurus, dewan pembina, serta perwakilan perusahaan anggota ASPELINDO dengan menerapkan format diskusi yang formal dan komprehensif.
Sinergi Antara Regulator, Perbankan, dan Pelaku Usaha
Tujuan utama dari penyelenggaraan talkshow ini adalah menciptakan ruang diskusi yang solid guna memperkuat sinergi antara regulator pemerintah, lembaga perbankan, dan para pelaku industri pelumas nasional. Kehadiran tiga pilar ini sangat krusial untuk memberikan gambaran makro mengenai proyeksi ekonomi dan menjaga stabilitas suplai produk di pasar domestik di tengah tantangan volatilitas global saat ini.
Guna menghadirkan perspektif yang berimbang dari berbagai sektor, kami menghadirkan narasumber otoritatif di bidangnya, yaitu:
- Ir. Sopar Halomoan Sirait, M.Si., selaku Direktur Industri Kimia Hilir dan Farmasi Kementerian Perindustrian Republik Indonesia
- Ibu Hosianna Evalita Situmorang, selaku Economist dari PT Bank Danamon Indonesia Tbk.
Diskusi panel yang dibuka dengan sambutan dan dipandu langsung oleh Ketua Umum ASPELINDO, Bapak Yomie Harlin, sebagai moderator, berjalan secara interaktif dengan membahas peta jalan industri dari sudut pandang kebijakan makroekonomi, kesiapan stimulus fiskal pemerintah, hingga strategi mitigasi risiko keuangan bagi pelaku manufaktur.
Pertemuan ini sekaligus menjadi langkah nyata dari PENGURUS ASPELINDO 2026-2029 dalam menjalankan visi dan misi organisasi sebagai Asosiasi Pelumas Nasional. Melalui kolaborasi erat bersama pemerintah, kami berkomitmen untuk melindungi kepentingan industri sekaligus konsumen secara optimal, demi menjaga keberlanjutan ekosistem pelumas di tanah air.
Forum ini ditutup secara resmi dengan sesi foto bersama dan ramah tamah antarpembicara dan seluruh peserta yang hadir . Kami berharap hasil dari koordinasi strategis ini dapat memperkokoh posisi ASPELINDO sebagai mitra strategis pemerintah sekaligus rujukan informasi resmi yang terpercaya bagi kemajuan industri pelumas di Indonesia.