Aspelindo Hadiri Rapat Koordinasi Bersama Kementerian Perindustrian Terkait TKDN Produk Pelumas

Asosiasi Produsen Pelumas Indonesia (Aspelindo) menghadiri rapat koordinasi bersama Direktorat Jenderal Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (IKFT), Kementerian Perindustrian, pada hari Selasa, 23 September 2025. Pertemuan ini berlangsung di Gedung Kementerian Perindustrian dengan agenda utama membahas implementasi Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 35 Tahun 2025. 

Permenperin Nomor 35 Tahun 2025 mengatur tentang Ketentuan dan Tata Cara Sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan Bobot Manfaat Perusahaan. Sejalan dengan amanat Pasal 5 ayat (3), diperlukan penetapan rincian komponen utama bahan/material langsung pada penghitungan nilai TKDN, khususnya untuk produk pelumas yang berada dalam ruang lingkup KBLI 19212 dan KBLI 19213.

Rapat koordinasi ini secara spesifik difokuskan pada koordinasi penentuan rincian komponen utama bahan/material langsung dalam perhitungan nilai TKDN untuk produk pelumas. Diskusi dilakukan dengan tujuan agar regulasi yang baru diundangkan dapat diterapkan secara efektif dan memberikan manfaat nyata bagi industri pelumas nasional.

Dampak Positif bagi Industri Pelumas Nasional

Salah satu poin penting dari regulasi TKDN terbaru ini adalah bahwa produk-produk pelumas dengan fasilitas produksi dan riset (R&D) yang berlokasi di dalam negeri akan mendapatkan nilai TKDN lebih tinggi. Ketentuan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan investasi industri pelumas di dalam negeri, memperkuat daya saing nasional, sekaligus mendukung program substitusi impor.

Bagi Aspelindo, langkah ini merupakan momentum penting dalam memperkuat ekosistem industri pelumas nasional. Dengan adanya insentif berupa peningkatan nilai TKDN bagi pelumas hasil produksi dalam negeri, diharapkan akan lahir lebih banyak inisiatif pengembangan teknologi dan riset lokal yang mendukung kemandirian industri.

Aspelindo memandang kehadiran regulasi ini sebagai peluang strategis untuk memperkuat kapasitas produksi dalam negeri, mendorong riset dan inovasi, serta meningkatkan kontribusi industri pelumas terhadap perekonomian nasional.

Sebagai wadah bagi produsen pelumas nasional, Aspelindo berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan. Partisipasi dalam rapat koordinasi ini menjadi bagian dari upaya Aspelindo dalam memastikan bahwa suara industri pelumas nasional tersampaikan, serta regulasi yang diterapkan selaras dengan kebutuhan industri sekaligus mendukung arah kebijakan pemerintah.