Merajut Keakraban di Bulan Suci: Momen Silaturahmi Pengurus Aspelindo

Aspelindo

 

Bagi kami di Asosiasi Pelumas Indonesia (Aspelindo), bulan Ramadan bukan sekadar waktu untuk menahan diri, melainkan momentum emas untuk memperkuat fondasi internal. Di tengah dinamika industri pelumas yang menuntut profesionalisme tinggi, kami meyakini bahwa solidaritas sebuah organisasi dimulai dari hubungan yang hangat antarindividu.

Pada bulan Ramadan tahun ini, kami menyelenggarakan agenda Buka Puasa Bersama Pengurus Aspelindo yang bertempat di daerah Jakarta Selatan. Berbeda dengan agenda-agenda kami sebelumnya yang sering kali melibatkan pemangku kebijakan atau pihak eksternal, kali ini kami memilih untuk mengadakan pertemuan yang bersifat eksklusif bagi pengurus internal.

Agenda utama kami hari itu sangat sederhana namun mendalam: ramah tamah dan peningkatan keakraban. Kami memahami bahwa di balik meja kerja dan diskusi teknis mengenai standarisasi pelumas, terdapat individu-individu yang menjadi penggerak roda organisasi. Maka dari itu, dengan acara ini kami ingin memastikan bahwa setiap pengurus memiliki kedekatan personal yang kuat, sehingga koordinasi dalam menjalankan program kerja asosiasi ke depannya dapat berjalan lebih cair dan harmonis.

Dalam suasana yang penuh kekeluargaan tersebut, Ketua Umum Aspelindo, Bapak Yomie Harlin, memberikan sambutan singkat yang menyentuh esensi dari pertemuan ini. Beliau menyampaikan harapan agar momentum Ramadan ini tidak berlalu begitu saja sebagai kegiatan seremonial, tetapi bisa menjadi ajang bagi kita untuk saling mengenal satu sama lain secara lebih dalam. Karena hubungan yang baik antarpengurus adalah modal utama kita untuk membawa Aspelindo menjadi organisasi yang lebih solid dan bermanfaat.

Ramadan tahun ini memberikan kami pelajaran berharga: bahwa untuk menjaga mutu di luar, kami harus terlebih dahulu menjaga keharmonisan di dalam. Kami berharap semangat silaturahmi dari Lumpang Emas ini terus terjaga, membawa dampak positif bagi seluruh anggota Aspelindo dan industri pelumas nasional secara luas.